Tampilkan postingan dengan label Kata Bijak. Tampilkan semua postingan

09 Januari 2020

Memahami (diri)

Tidak ada komentar :
Terkadang kita berpikir dapatkah sepenuhnya memahami alam dan prosesnya? Bisakah kita memahami sepenuhnya berbagai kekuatan alam semesta? Dapatkah memprediksi apa yang akan kita lakukan atau apa yang akan dilakukan orang lain pada menit berikutnya? Dapatkah kita memahami bagaimana perasaan orang lain atau mengapa kebanyakan orang melakukan apa yang mereka lakukan pada titik waktu tertentu? Sepertinya tidak; ada banyak hal dalam hidup yang tidak dapat dipahami. Semakin banyak kita berpikir tentang mereka, semakin banyak kita menemukan bahwa kita tidak cukup banyak tahu. Sering kali kita pikir kita mengerti, tetapi seiring waktu kita menyadari bahwa kita salah.

Hidup dan Mati, Ruang dan Waktu, Iman dan Kesempatan; ini adalah kekuatan alam semesta yang manusia saat ini tidak dapat dan tidak akan pahami sepenuhnya. Mereka adalah misteri yang tidak bisa dibuka oleh manusia. Dari saat kita memasuki kehidupan ini, kita berada dalam aliran yang berkelanjutan, kita mengukurnya, kita menandainya dan kita tidak dapat menentang atau tidak menaatinya. Kita bahkan tidak bisa mempercepat atau memperlambatnya, (atau bisakah kita?) 

Ada begitu banyak kesempatan di mana kita mengalami sensasi yang setiap momen indah tampaknya berlalu dengan cepat dan bahwa kita bertanya-tanya apakah kita bisa membuatnya bertahan atau menunggu sedikit atau merasa waktu lambat pada hari yang membosankan dan tidak bahagia dan berharap kita dapat mempercepatnya sedikit dan membuatnya lulus dengan cepat.

Ini adalah makna dari alam dan kita tidak bisa berbuat apa-apa. Dibutuhkan begitu banyak hal untuk mengetahui siapa kita dan lebih banyak hal lagi untuk mencari tahu siapa orang lain, dan bagaimana menghadapi mereka. Kita mengenal diri kita terlalu baik sehingga kita menganggap orang lain dapat diprediksi. Kita mungkin benar kadang-kadang, (tetapi sering kali kita salah). 

Kebanyakan orang berpikir bahwa mereka memahami dengan jelas kebenaran tentang kehidupan dan perkembangannya yang berkelanjutan dan dapat dengan jelas memprediksi orang lain dan bagaimana perasaan mereka, tetapi jelas mereka semua tidak tahu sama sekali, sepertinya kita semua terhubung untuk merasakan hal itu...

10 Agustus 2019

Aku adalah diriku

Tidak ada komentar :
Aku adalah diriku. Di seluruh dunia, tidak ada orang lain yang persis sepertiku. Segala sesuatu yang keluar dariku adalah milikku yang asli, karena aku sendiri yang memilihnya - aku memiliki segalanya tentang aku: tubuhku, perasaanku, mulutku, suaraku, semua tindakanku, apakah itu untuk orang lain atau aku sendiri. Aku memiliki fantasiku, impianku, harapanku, ketakutanku. Aku memiliki kemenangan dan kesuksesanku, semua kegagalan dan kesalahanku.

Karena aku memiliki semua milikku, aku bisa menjadi akrab dengan diriku. Dengan melakukan itu, aku dapat mencintai diriku dan bersikap ramah dengan semua bagian diriku. Aku tahu ada aspek-aspek tentang diriku yang membingungkanku, dan aspek-aspek lain yang tidak aku ketahui - tetapi selama aku ramah dan mencintai diri sendiri, aku bisa dengan berani dan mudah-mudahan mencari solusi untuk teka-teki dan cara untuk mencari tahu lebih lanjut tentang aku.

Bagaimanapun aku melihat dan mendengar, apa pun yang aku katakan dan lakukan, dan apa pun yang aku pikirkan dan rasakan pada saat tertentu adalah autentik aku. Jika nantinya beberapa bagian dari bagaimana aku melihat, mendengar, berpikir, dan merasa ternyata tidak sesuai, aku dapat membuang apa yang tidak cocok, menyimpan sisanya, dan menemukan sesuatu yang baru untuk apa yang aku buang. 

Aku bisa melihat, mendengar, merasakan, berpikir, berkata, dan melakukan. Aku memiliki alat untuk bertahan hidup, untuk menjadi dekat dengan orang lain, untuk menjadi produktif, dan untuk masuk akal dan ketertiban dari dunia orang-orang dan hal-hal di luarku. Aku memiliki diriku, dan karenanya, aku dapat merekayasa diriku. 

Aku adalah diriku, dan aku baik-baik saja....

23 November 2017

Tak Ada Yang Abadi

Tidak ada komentar :
Sebagian dari kita mungkin telah memperhatikan bahwa banyak orang di sekitar tertarik pada topik seperti keabadian. Kebanyakan dari mereka mencoba mencari buku atau sumber lain yang memberikan pengetahuan pasti tentang hal ini. Namun, mereka merasa kecewa saat mereka mengerti bahwa mereka tidak dapat menemukan informasi yang relevan mengenai topik ini.

Banyak di antara Kita yang tidak sadar akan fakta bahwa ada beberapa orang yang telah hidup lebih dari 150 tahun. Ini adalah fakta menarik yang mendorong banyak orang untuk mencari alasan mengapa orang-orang tertentu hidup dalam waktu yang lama. New York Times telah melaporkan bahwa seseorang bernama LI CHING-YUN hidup selama 256 tahun. Dia adalah orang yang hidup paling lama sesuai dengan keterbatasan informasi yang ada. Banyak orang merasa sulit untuk percaya karena bahkan buku Guinness hanya mencatat orang-orang yang telah hidup selama 123 tahun.

Para ahli telah menemukan teori yang menunjukkan kerja simetris tubuh energi, semangat dan tubuh fisik untuk menjaga kesehatan seseorang. Teori ini menekankan pada latihan dan praktik spiritual terkait energi yang memungkinkan manusia hidup sampai usia yang luar biasa.

Ada banyak aspek yang dijelaskan oleh para ahli yang akan membuat Kita tercengang. Periset mengklaim bahwa kepercayaan akan kehidupan yang terbatas juga akan mempengaruhi kemampuan manusia untuk hidup melampaui usia tertentu. Hal pertama yang harus dilakukan untuk memperoleh kemampuan untuk terus hidup sehat adalah menghilangkan keyakinan bahwa seseorang sangat sekarat sejak ia dilahirkan. Mereka mengklaim bahwa hal ini dapat berdampak baik pada pemeliharaan kesehatan secara jangka panjang. Ini bisa sangat membantu dalam menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai keabadian.

Sebagian besar penelitian sampai saat ini gagal menemukan jawaban atas pertanyaan tertentu di ranah ini. Ini memberi kita kesimpulan bahwa menjadi abadi adalah hal mustahil, karena sejatinya kita adalah hanya “mahluk hasil sebuah penciptaan”. Akan ada sebuah fase di ujung waktu tertentu, yang dinamakan KEMATIAN.

Tak ada yang Abadi....

20 November 2017

Merubah Diri

Tidak ada komentar :
Buatlah perubahan radikal dalam gaya hidup dan mulailah dengan berani melakukan hal-hal yang sebelumnya mungkin tidak pernah terpikirkan, atau terlalu ragu untuk dicoba!. 

Begitu banyak orang hidup dalam keadaan yang tidak menyenangkan namun tidak pernah mengambil inisiatif untuk mengubah situasi mereka karena mereka dikondisikan untuk kehidupan yang penuh dengan keamanan, kenyamanan dan keberlangsungan yang kesemuanya (seperti) tampak memberi ketenangan, namun kenyataannya tidak seperti itu. Mereka hanya akan merusak semangat petualang dalam dirinya untuk sebuah masa depan yang (memang) belum pasti.

Inti dasar semangat hidup adalah hasrat untuk berpetualang. Kegembiraan hidup berasal dari perjumpaan kita dengan pengalaman baru, dan karenanya tidak ada sukacita yang lebih besar daripada memiliki cakrawala tanpa henti, karena setiap hari memiliki matahari yang baru dan berbeda. 

Jika ingin mendapatkan lebih banyak hal dalam hidup, maka hilangkan kecenderungan untuk mendapatkan situasi datar dengan mengadopsi gaya hidup yang biasa-biasa saja yang pada mulanya akan membuat hidup menjadi stagnan. 

Tapi begitu mulai terbiasa dengan cara seperti itu, maka saat itulah akan melihat hidup penuh makna dan keindahannya yang luar biasa...

Hanya berbagi..... bukan menggurui....


06 April 2016

34 Tahun Belajar Menjadi Manusia

Tidak ada komentar :
aLamathuR.com - Tidak terasa, tiga puluh empat tahun sudah aku ada di dunia ini. Mendapati banyak hal yang pernah dialami, begitu pula yang sedang dijalani saat ini. Pelajaran tentang hidup, serta bagaimana untuk menjadi manusia sejati. Dalam prosesnya, mengalami hal baik dan buruk silih berganti, itu sudah pasti. 

Selama tiga puluh empat tahun itu pula aku masih berusaha untuk menjadi manusia baik. Sampai dengan saat ini pun aku masih belajar... 

Belajar menjadi manusia yang baik, supaya tidak kalah baik dibanding Ibuku dulu saat merawatku dari kecil...
Belajar menjadi manusia yang penuh semangat, supaya tidak kalah semangat dibanding Ayahku saat berjuang mencari uang untuk biaya sekolahku dulu...
Belajar menjadi manusia yang rajin bangun pagi, supaya tidak kalah rajin bangun pagi dibanding Kakekku yang selalu menjalankan sholat subuhnya tepat waktu dengan berjamaah dimasjid...
Belajar menjadi manusia yang penyabar, supaya tidak kalah penyabar dibanding Nenekku saat dengan menunggu Kakekku pulang demi menyelesaikan tugas negara...

Hanya tinggal dua windu lagi usiaku akan genap mencapai setengah abad. Sebelum itu datang, aku harus membuat diriku yakin bahwa jika  memang aku diberikan umur panjang, maka saat tua nanti aku harus sudah punya cukup bekal untuk dibawa pulang menghadap Yang Maha Kuasa. Bukan hanya bekal untuk diriku sendiri yang aku cari, tapi tentunya bekal untuk aku wariskan kepada keluarga dan anak cucuku kelak...


24 Maret 2016

Solusi Hadapi Mr. Know It All

Tidak ada komentar :
Pernah punya pengalaman berhadapan dengan orang yang sok pintar? ya, rata-rata pasti pernah mengalaminya. Biasanya kita jadi malas untuk terus ngobrol dengan orang yang sok pintar, ya kan?. Meskipun kadang kita sendiri belum paham dengan topik yang diobrolkan, tapi biasanya kita bisa langsung merasakan mana yang orang yang benar-benar pintar dan menguasai topik pembicaraan, dan mana yang memang sok pintar dan ingin disebut pintar, serba tahu. 
Apa yang bisa kita lakukan terhadap orang yang sering sok pintar? pilihannya adalah :

  • Abaikan mereka yang sok pintar. Mereka ngajak bicara, kita kabur... kalau perlu larilah sampai radius 100 meter untuk menghindar...
  • Jangan pernah memberi pujian berlebihan. Berikan sedikit saja, itupun jika memang diperlukan... Pujian maksimal diberikan 3x sehari setelah makan... ($%^*(.??~@$)
  • Jadilah orang yang benar-benar tahu, bukan sok tahu. Belajar dengan referensi yang benar adalah solusinya... Tak perlu sampai datang ke perpustakaan kampus setiap hari, tapi cukup bersahabat dengan Om Google saja...
  • Tegur dengan perlahan. Jika tidak terima teguran lisan, berikan teguran tertulis. Jika masih ngeyel, berikan SP1, SP2 dan SP3... ** mirip SOP kantor yah.. Xixixiii...
  • Berpura-pura mengerti saja, setidaknya menghindari resiko debat kusir. ** Padahal pak kusir saja belum tentu berdebat yah, baik sama penumpang apalagi sama kudanya...

Tinggal kita pilih saja tindakan yang memang akan diambil saat berhadapan dengan orang yang sok pintar. Tentunya harus tetap menyesuaikan dengan situasi dan kondisi.


01 Maret 2016

Kita Sama, Kita Beda

Tidak ada komentar :
Kita semua sama dalam kenyataan bahwa kita semua berbeda. Kita semua sama dalam kenyataan bahwa kita tidak akan pernah sama. Kita disatukan oleh kenyataan bahwa semua pendapat mungkin berbeda tapi akan saling melengkapi satu dengan lainnya. Kita selaras dalam realitas bahwa kita semua berdiri di bumi ini dengan gravitasi yang sama. Kita tidak berbagi darah, tapi kita berbagi udara yang membuat kita tetap hidup.


Tapi kita tak perlu membutakan diri sendiri untuk mengatakan bahwa terkadang kita berbeda satu dengan lainnya. 
Kita juga tidak perlu membutakan diri sendiri untuk mengatakan bahwa diantara kita, semuanya pasti selalu berbeda dalam hal apapun.

Hidup memang penuh warna. Kadang warna-warna itu ada yang sama, ada yang hampir serupa tapi tak sama dan ada juga yang benar-benar tidak sama. Dan itu nyata adanya....



Bertanya Untuk Bicara

Tidak ada komentar :
Berharap bisa melatih keberanian bicara dengan melatih keberanian bertanya: benarkah pikiran dan dugaan-dugaan yang selama ini saya ciptakan sendiri?. Apakah selama ini saya sudah banyak bertanya ataukah lebih sering berimprovisasi atas apa yang kadang samar saya pahami?

Dalam suatu masa, berimprovisasi mungkin menjadi pilihan yang baik. Tetapi dilain masa, bertanya bisa menjadi pilihan yang jauh lebih baik. Meskipun adakalanya bertanya bukan untuk tujuan mencari sebuah jawaban, setidaknya saya akan lebih berani untuk bicara. 



17 Februari 2016

Manusia dan Sang Pencipta Semesta

Tidak ada komentar :
Pernah dalam suatu ketika kita dihadapkan dengan pertanyaan yang mungkin paling sulit di dunia. Ini bukan pertanyaan yang kita bisa jawab hanya dengan ya atau tidak. Masalah yang terlibat terlalu luas untuk pikiran kita yang terbatas. Mungkin juga kita tidak akan bisa menjawab dengan sebuah perumpamaan sekalipun. 

Pikiran manusia, tidak peduli seberapapun sangat terlatih, belum cukup mampu untuk bisa memahami alam semesta. Kita berada dalam posisi seorang anak kecil, memasuki sebuah perpustakaan besar yang dindingnya tertutup ke langit-langit dengan buku-buku dalam berbagai bahasa yang berbeda. Anak tahu bahwa seseorang pastinya telah menulis buku-buku itu tanpa tahu siapa atau bagaimana. Dia sama sekali tidak memahami bahasa apa yang digunakan dalam buku-buku itu. Seakan hanya menerima perintah misterius, belum memahami, hanya terlihat samar. Itulah sikap dari pikiran manusia, menuju Sang Pencipta Semesta

Kita melihat alam semesta yang begitu mengagumkan diatur, mematuhi hukum-hukum tertentu, tetapi kita hanya memahaminya samar-samar. Pikiran kita terbatas. Tidak dapat memahami kekuatan misterius yang menetapkan rasi bintang, yang memutar planet-planet serta telah menciptakan ribuan bahkan mungkin jutaan galaksi......

13 Januari 2016

Sukses, Jatuh dan Bangkit (Lagi)

Tidak ada komentar :
Akan ada masanya dalam hidup ketika semua naluri akan memberitahu untuk melakukan sesuatu. Sesuatu yang menentang logika, mengganggu rencana, dan mungkin tampak gila untuk orang lain. Dengarkanlah naluri dan abaikan segala sesuatu yang lain. Abaikan logika, abaikan segala kemungkinan, abaikan segala kerumitan, dan bersegeralah pergi untuk meraihnya.

Ketika kita sampai suatu titik, jangan pernah lupa untuk tetap melihat apa yang ada diatas dan bawahmu. Apa yang ada di depan dan belakangmu. Pastikan semuanya masih bekerja sesuai kodratnya.

Saat tiba pada titik lain yang disebut puncak, bersiaplah untuk sewaktu-waktu jatuh. Jatuh sehingga kita kembali ke titik awal. Titik yang sama persis dimana kita berangkat. Titik dimana kita harus melakukan segalanya dari nol lagi. Jangan pernah malu. Inilah yang disebut siklus. Siklus kehidupan...

Jika kamu berpikir mampu bangkit, maka segeralah bangkit! Karena itu pilihan terbaikmu. Tapi jika kamu berpikir untuk menyerah, lebih baik kamu berharap untuk tidak pernah terlahir di dunia ini....


11 Januari 2016

Di Langit dan Di Bumi

Tidak ada komentar :
Suatu saat nanti, jika kau telah berhasil menggapai mimpimu yg menggantung setinggi bintang di langit, maka jangan lupa menginjakkan kakimu kembali ke bumi. Biar kukatakan sebuah realita kepadamu, ''jatuhnya orang-orang besar karena kesombongan''. Di langit, apa yg ada di bumi memang terlihat begitu kecil, namun jauh di bumi kau tak beda jauh hanya tampak kerdil seperti sebutir pasir, bahkan lebih kecil.

Sepenggal inspirasi yang mengingatkan kita bahwa kesombongan, apapun bentuknya itu, bukanlah sebuah pilihan yang baik dibawa kemanapun. Ketika kita sekali-kali mencoba membawanya, maka bibit kehancuran diri yang kita bawa. Sekalipun itu mungkin akan dikiaskan dengan sebuah bentuk kesuksesan semu. Menunggu waktu binasa, itu sudah pasti!


07 Januari 2016

Siapkanlah Warisanmu!

Tidak ada komentar :
Hal-hal yang kita lakukan untuk diri sendiri akan hilang ketika kita pergi atau sudah meninggal, tetapi hal-hal yang kita lakukan untuk orang lain akan tetap dihargai sebagai sebuah warisan. Sepenggal kata bijak yang pernah dituliskan oleh seorang Kalu Ndukwe Kalu, penulis buku terkenal dari Nigeria, pantas menjadi bahan inspirasi sekaligus sebuah renungan. 

Andaikan setiap orang berlaku baik bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan bertujuan untuk memuliakan orang lain, keluarganya, saudara-saudaranya, tetangganya, rekan kerjanya, atau siapapun itu, niscaya kehidupan akan menjadi sangat indah. 

Ego pribadi bukan untuk dihapus, hanya untuk dikendalikan. Ambisi pribadi bukan untuk dihilangkan, hanya untuk diarahkan dengan cara-cara yang mulia, sehingga hasil akhirnya bisa membawa kebaikan bukan hanya untuk diri kita saja, melainkan untuk semua orang. 

Maka ketika kita senantiasa berbuat baik kepada orang lain, disadari atau tidak, kita sedang menyiapkan warisan kebaikan kepada orang-orang yang ada disekitar kita. Mungkin saja itu akan terus dikenang, meskipun pada saat kita sudah tiada....


06 Maret 2012

Nasihat untuk Hari ini, Esok atau Seratus Tahun Lagi

3 komentar :
aLamathuR.com - Hari ini, ternyata tidak jauh beda dengan beberapa hari terakhir yang saya lewati. Semuanya berjalan dengan begitu luar biasa! Memang, hal ini terkesan agak hiperbola, tetapi memang inilah yang terjadi. Semuanya terasa luar biasa! Semuanya berjalan begitu sesuai dengan rencana. Setiap langkah seakan dimudahkan, setiap pekerjaan seakan diringankan, dan setiap detik yang dijalani seakan dilapangkan. Tanpa ada rasa yang membebani, semuanya begitu mengalir seperti air. Sepertinya hanya ada satu kunci untuk semua ini : "BERSYUKUR"!

Inikah yang dinamakan kenikmatan hidup? ataukah, jangan-jangan ini justru sebuah ujian? Seperti yang pernah saya pelajari dari "ParaGuru" bahwa manusia akan diuji selalu dengan dua hal :

Mudah dan Sulit....
Senang dan Susah...
Lapang dan Sempit...

Setidaknya ternyata saya belum 100% lupa dengan nasihat tersebut. Bahwa manusia, pada hakikatnya menjalani hidup sebagai ujian. Ujian dan ujian...

Dan pada akhirnya, hakikat paling hakiki adalah pembekalan untuk hari ketika kita dipanggil kembali ke hadapan Yang Maha Kuasa.

Entah hari ini, esok atau seratus tahun lagi...


04 Maret 2012

Sukses Vs Bernilai? Itulah Pilihan Hidup!

Tidak ada komentar :
aLamathuR.com - Pilihan hidup yang baik tentu tidak hanya semata agar menjadi manusia yang sukses, tapi juga bagaimana menjadi manusia yang bernilai. Bernilai bagi diri sendiri dan juga bernilai orang lain yang ada disekeliling kita. Dan karena hidup itu sendiri adalah pilihan, maka sesulit apapun mau tidak mau tetap harus memilih.

Inilah hakikatnya manusia diberikan kesempatan untuk hidup di dunia. Untuk memilih tentang hal yang baik dan buruk, ataupun tentang hal yang benar dan salah. Semuanya berpaling kembali pada diri sendiri. Pada akhirnya segala tujuan yang akan dihadapi adalah bermuara pada pertanyaan "apakah kita ingin sukses, atau ingin bernilai?". Cara berpikir dan pengaruh lingkungan menjadi penentu arah kemana manusia akan menentukan pilihan-pihannya.

Dan akhirnya, ketika suatu pilihan telah diputuskan, maka segala konsekuensi menjadi hal yang mutlak untuk dihadapi sebagai bentuk pertanggungjawaban...

Dengan menjadi sukses, manusia akan dihargai. Lebih dari itu, dengan  menjadi bernilai, manusia akan dimuliakan...

23 November 2011

Tuhan Tidak Pernah Salah

Tidak ada komentar :
aLamathuR.com - Dalam kehidupan, ternyata banyak sekali hal yang tidak dapat diprediksi dengan pasti. Dua hal yang sudah pasti terjadi adalah adanya perubahan dan sebuah titik balik yang dinamakan kematian. Tentang perubahan, setiap mahluk tidak dapat menghindarinya, baik itu mahluk hidup ataupun benda mati. Tentang kematian, inilah gerbang bagi setiap mahluk untuk dapat memasuki alam yang lebih kekal dibanding alam dunia sekarang yang pada suatu saat pasti akan musnah... akan rusak.. akan hancur, dan pasti lenyap..

Tempo hari, kematian telah menjemput salah satu saudaraku, salah satu putera keluarga yang sangat dibanggakan, disanjung, dan sedang berada menapak karir yang sangat cemerlang menurutku.. Dalam sebuah kecelakaan yang tanpa diduga, raganya remuk tergilas truk tronton bermuatan penuh.. benar-benar menjadi sebuah mimpi buruk bagi istri, anak, sanak keluarga serta siapapun yang menyaksikan kejadian hari itu..

Tanpa meninggalkan firasat buruk apapun, beliau pergi untuk menghadap sang khalik, meskipun menurut kita sebagai sesama mahluk ini adalah sebuah cara yang benar-benar tragis. Tapi, mudah-mudahan menurut sang khalik tidak demikian.. manusia hanya berdo'a agar di setiap peristiwa tragis yang menimpa, yakinlah bahwa akan ada sejuta hikmah yang menyertai...

...karena Tuhan pasti maha mengetahui..
...karena Tuhan tidak pernah salah,
...atas apa yang terbaik untuk diujikan kepada setiap hambanya...

Selamat Jalan Saudaraku. Semoga engkau mendapatkan tempat terbaik dialam yang lebih kekal, di Sisi-Nya...

15 November 2011

Jujurlah, dan Jadilah Orang Sukses!

Tidak ada komentar :
aLamathuR.com - Apa yang menjadikan seseorang bisa berhasil menjadi orang sukses dan hebat dimata dunia? Bisa dianggap sukses secara pencapaian materi ataupun sebatas mengukir nama besar dalam berbagai bidang. Benarkah kunci keberhasilan itu adalah sebuah hasil dari skill luar biasa untuk mengatasi setiap  persoalan hidup? Ataukah, barangkali ini (selain semangat) hanyalah tentang faktor ketersediaan sumber daya yang cukup untuk menunjangnya meraih apa yang diinginkan... Jawabannya, bisa ya bisa juga tidak. Tapi menurutku tidak! Lantas...?

Orang besar dan sukses boleh saja menganggap keberhasilan yang diperolehnya adalah hasil dari kerja keras dalam mencari solusi di setiap seluk beluk permasalahan yang pernah dihadapi. Atau bahkan mungkin dia juga sudah punya gambaran solusi untuk permasalahan yang sama sekali belum pernah dia hadapi sekalipun!

Sebagian orang sukses lainnya, menganggap keberhasilan itu adalah hanya sebatas amanat sekaligus ujian dari Tuhan bagi dirinya. Jadi dalam hal ini kesuksesan menurutnya tidak ada hubungannya dengan kepintaran, kecerdasan atau bahkan keberuntungan sekalipun... ini jelas sebuah ujian!

Dibalik itu semua, ternyata ada sebuah kunci utama yang menurutku bisa menjadikan seseorang menjadi besar dan sukses.

...Ini lebih dari sekedar materi,

...lebih dari sekedar kecerdasan,

...Ini lebih dari sekedar ilmu yang bisa dipelajari....

dan inilah yang disebut dengan KEJUJURAN.
Karena disadari ataupun tidak, kejujuran adalah kunci dari segala keberhasilan.

Kejujuran bukanlah persoalan baik atau buruk....
Kejujuran bukan juga persoalan benar atau salah...
Tapi dengan bersikap jujur-lah semua perbuatan pasti akan memunculkan hikmah...

Dan jika sikap jujur sudah mengakar dalam diri, maka tinggal tunggu tanggal mainnya untuk menjadi..

ORANG SUKSES!!! Yakinlah.........


bersambung...

16 Oktober 2011

Ajarkan Untuk Belajar, Esensi Memperbaiki Diri

Tidak ada komentar :
aLamathuR.com - Bagi orang-orang yang sudah melalui pasang surut kehidupan, mungkin mereka dapat dengan mudah mengajarkan kepada kita bahwa terus memperbaiki diri adalah salah satu esensi dari perjalanan hidup. Perjalanan yang terkadang menempatkan kita berada diatas dengan kesuksesan dan popularitas, tetapi di lain waktu tak jarang juga menempatkan kita berada di bawah, bahkan sampai di titik terendah dengan segala kekurangan dan permasalahan. Ini semua tergantung di mana seseorang memulai untuk setiap keputusan-keputusan yang diambilnya.

Prinsip perbaikan diri seperti ini harus disertai dengan pemenuhan yang datang dari pemahaman diri sendiri. Melalui pemahaman tentang peran yang kita jalani dalam kehidupan sebagai mahluk Tuhan dan juga sebagai mahluk sosial. Kita harus dapat memahami bahwa semua harus dianggap sebagai bagian dari sebuah perjuangan : "Sebuah perjuangan untuk mencapai sukses dan sebuah kebahagiaan yang hakiki".

Salah satu kunci yang bisa menjamin kita untuk bisa sukses dalam hidup adalah dengan cara "Ajarkan untuk Belajar". Filosofi yang terasa sederhana namun sangat dalam untuk dikaji. Terasa mudah untuk diucapkan, tetapi sulit untuk dipraktekan. Apalagi ditengah jaman dimana setiap orang merasa dirinya dapat saling menggurui satu sama lainnya, merasa dirinya paling tahu segalanya dan tak jarang memaksakan apa yang menurutnya benar untuk bisa diterima orang lain.

Dengan prinsip "Ajarkan untuk belajar" kita akan belajar suatu hal secara lebih baik setelah kita mengajarkan hal tersebut kepada orang lain. Ketika kita mengajar, pikiran batin kita akan terbuka karena kita berada dalam posisi untuk mencerna dan mengirimkan informasi. Apapun yang akan kita coba sampaikan kepada orang lain, selayaknyalah sebelumnya terjadi proses kompleks untuk mengkaji informasi dasar di dalam otak kita sebelum dikeluarkan dalam bentuk ucapan atau tindakan nyata.---


--------------
ikuti lanjutan posting ini pada tulisan selanjutnya...

18 September 2011

Takut Hidup ? Matilah Sejak Kemarin !

4 komentar :
aLamathuR.com - Disadari ataupun tidak, jika kita benar-benar ingin melakukan sesuatu, kita akan selalu menemukan jalan. Namun, jika kita tidak ingin melakukannya, kita akan menemukan alasan. Dalam hal mengatasi ketakutan pun demikian, cara termudah adalah dengan tidak menggunakan alasan. Sebaliknya, kita perlu mencari pendekatan yang positif untuk mencapai tujuan, sehingga begitu kita mengambil langkah pertama dari apa yang akan kita tuju, tak ada sedikitpun rasa takut, terutama ketakutan untuk gagal atau tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Dan ingatlah satu hal bahwa "ketakutan akan selalu menjadi musuh kita selamanya".

Takut juga akan menyebabkan kita kehilangan banyak hal lainnya dalam hidup. Apakah ketakutan menahan kita dari banyak hal? Apakah kita takut untuk menghadapi orang lain dan memberitahu mereka apa yang kita rasakan sebenarnya? Apakah kita tersenyum di depan orang lain, kemudian membicarakan keburukan tentang orang itu di belakangnya? Apa yang begitu sulit tentang menjadi jujur ​​tetapi menggunakan kebijaksanaan? Sesungguhnya kita dapat menyingkirkan ketakutan dan memecahkan banyak masalah.

Ketakutan datang dalam berbagai bentuk. Tidak peduli bentuk apa, harus ada upaya untuk memeranginya. Sulit untuk melihat kembali kehidupan dan berpikir tentang apa yang bisa dicapai, tapi terlalu takut untuk melakukan sesuatu tentang hal itu. Dalam mengatasi rasa takut, musuh terbesar yang ada adalah datang dari diri kita sendiri yang membiarkan rasa takut menghalangi  kita untuk melakukan sesuatu, untuk mencapai tujuan, untuk meraih kesuksesan. dalam hidup.

Jadi, jika sebagian besar hidup kita hanya dipenuhi dengan rasa takut, maka lebih baik kita mati sejak kemarin! karena dengan demikian mulai hari ini  dunia akan terbebas dari orang-orang penakut! Ubahlah prinsip hidup kita mulai hari ini dengan motto "tidak takut untuk hidup", karena hidup itu harus dijalani, dinikmati, untuk kemudian disyukuri.... 

Bukan begitu, begitu bukan...?

09 September 2011

Situasi Krisis ? Tetaplah jadi Pribadi Inspiratif !

Tidak ada komentar :
aLamathuR.com - Banyak orang sepakat berpendapat zaman semakin kesini semakin sulit dan penuh tantangan. Hari ini saya punya teman, dan anggota keluarganya yang berjuang dengan kesulitan besar dalam hidup mereka. Seandainya kita pun dalam kondisi kesulitan yang sama atau bahkan lebih berat dari yang sedang mereka hadapi, bisakah kita untuk tetap menjadi pribadi yang inspiratif sekaligus menunjukkan empati kepada mereka yang juga sama-sama dalam posisi sulit seperti yang sedang kita hadapi? Apa yang kita bisa lakukan, katakanlah (setidaknya) untuk sekedar menawarkan bantuan kepedulian?

Jika apa yang kita alami sehari-hari acapkali menempatkan kita dalam posisi untuk membantu seseorang yang sedang berada dalam kesulitan, maka setidaknya ada tiga hal yang bisa dipertimbangkan saat kita ingin menunjukkan sebuah bentuk kepedulian kepada mereka.

Pertama, mulai dengan sikap yang benar, salah satunya dengan mengadopsi prinsip penghargaan "ini semua tentang Anda". Artinya posisikan diri kita sebagai seorang yang dapat menunjukkan empati atas kesulitan yang sedang orang lain hadapi. Buatlah orang lain merasa dirinya penting dan sangat dihargai dengan mau didengarnya keluhan atas kesulitan yang sedang mereka hadapi.

Kedua, cobalah ajukan pertanyaan-pertanyaan yang baik (terbuka, provokatif tanpa menjadi agresif, singkat, dan berani) kepada orang yang akan kita bantu. Ini akan "memaksanya" untuk berpikir melalui masalah sendiri. Dan ingat ini: semakin sulit masalah, semakin mustahil bagi orang lain untuk memecahkan. Kita bukan dalam posisi untuk memecahkan masalah, melainkan untuk melayani sebagai semacam "pemandu wisata" kepada solusi yang terbaik, yang selalu di dalam orang dengan suatu masalah.

Akhirnya, tekankan harapan dan semangat dalam pesan kita untuk bisa tertanam dalam benak orang lain. Membuatnya nyata, praktis, dan kondisional atas tindakan-tindakan orang harus ... tapi membuatnya optimis. Ingatkan temen kita bahwa mereka tidak diciptakan untuk menjadi sengsara, tapi menyenangkan ... untuk tidak dikalahkan, tapi untuk menang ... untuk tidak putus asa, tetapi untuk menjadi lentera yang terang pengharapan bagi orang lain. "Ini akan sulit," kita mungkin berkata, "dan bisa mengambil bulan atau tahun fokus dan bekerja ... tapi pada akhirnya, kita akan memiliki hidup yang lebih bahagia daripada sekarang kita bisa bayangkan." Untuk memastikan kita dapat membawa pesan inspiratif dengan mengingatkan diri sendiri - meyakinkan diri sendiri - bahwa itu kebenaran nyata dan jujur.

Tidak ada solusi ajaib untuk krisis yang sulit dihadapi orang-orang di zaman seperti sekarang ini, dan jika kita membungkus diri dalam mencoba untuk menjadi solusi bagi orang lain, kita akan sama-sama mengalami kemunduran lebih lanjut. Jangan lakukan itu. Hanya membantu. Serius, tapi membantu. Bahkan sedikit kemajuan bisa sangat menginspirasi bagi kita semua.

Jadi, meskipun saat ini kita dalam situasi krisis dan penuh masalah, kenapa tidak mencoba untuk tetap menjadi pribadi yang Inspiratif bagi teman kita yang juga sedang mengalami masalah?

18 Oktober 2010

Berpikir dan Bertindak Bisa Membuat Kita Gagal

7 komentar :

aLamathuR.com - Pernah merasakan kegagalan dalam kehidupan yang kita jalani sampai dengan detik ini? Jujur, secara pribadi saya sendiri pernah mengalaminya. Tetapi apakah dari setiap usaha yang kita anggap gagal tersebut sudah dapat kita temukan pelajaran-pelajaran berharga yang menyertainya? Jika ya, maka beruntunglah! karena tidak setiap orang mampu mengambil pelajaran dari suatu kegagalan yang akan menjadikan dirinya sebagai pribadi yang lebih besar dan lebih mulia. Dengan belajar dari pengalaman gagal, kita akan mengerti dan lebih menghargai makna sebuah keberhasilan. Jadi, kalau begitu apa sebenarnya yang bisa membuat diri kita mengalami sebuah proses yang dinamakan kegagalan? Inilah jawabannya...

Kegagalan bisa saja dialami oleh semua orang. Tetapi ada dua hal yang harus kita sadari kenapa kita bisa gagal dalam mencapai suatu tujuan.

Pertama, kita bisa gagal bukan karena pikiran kita tidak cukup brilian/ cemerlang dalam menghasilkan ide dan gagasan. Kedua, kita juga bisa gagal bukan karena tidak cakap dan cekatan dalam bertindak dan bergerak. 

Lalu dari kedua hal tersebut apa yang bisa kita tarik kesimpulan agar kita tidak selalu menjadi pribadi yang gagal?

Kuncinya adalah dengan menyelaraskan antara pikiran dan tindakan! Lihatlah disekeliling kita, begitu banyak orang yang memiliki pemikiran-pemikiran cemerlang namun dianggap gagal karena tindakannya tidak pernah diwujudkan dalam perbuatan. Mereka lebih senang membuat wacana dibanding aksi nyata. Dilain pihak, banyak juga orang-orang 'pemberani' yang gemar membuat aksi, tetapi tanpa perhitungan dan petimbangan yang matang. Jika kedua hal (pemikiran dan tindakan) ini berjalan tidak selaras, maka setiap tujuan yang dibuat tidak akan pernah tercapai secara optimal.

Jadi inti dari tulisan kali ini adalah keselarasan berpikir dan bertindak merupakan kunci dalam menghindari atau meminimalisir resiko kegagalan. Berpikir tanpa bertindak hanya akan membuat diri kita dianggap sebagai pribadi OMDO (omong doang) atau NATO (No Action Talk Only). Sedangkan bertindak tanpa berpikir hanya akan menjadikan diri kita sebagai pribadi yang tidak terarah dan sulit untuk mencapai hasil optimal.