05 Desember 2020

Covid-19 Effect

2 komentar :
Saat ini menjadi fase istimewa dalam sejarah manusia. Kita seperti sedang berperang dalam Perang Dunia III. Merenggut ribuan nyawa. Tapi kali ini, berbeda dari perang dunia sebelumnya dalam banyak hal. 

Pertama, seluruh dunia terlibat. Tidak ada pilihan yang tersisa untuk negara mana pun yang dapat digunakan untuk berperang atau tidak. Kita harus berjuang untuk kelangsungan hidup semua. 

Kedua, kita melawan musuh yang tidak terlihat. Musuh, virus kecil, tidak kelihatan mata, bisa kemana-mana, menipu kita, bersembunyi di dalam rongga sinus beberapa orang biasa yang melakukan aktivitas rutinnya seperti pulang-pergi ke kantor / tempat usaha atau pendidikan, membeli bahan makanan, pakaian atau gadget, bepergian dll. 

Ketiga, meskipun musuh tidak terlalu mematikan, itu baru dan sejauh ini belum ada vaksin yang tersedia bisa meyakinkan sebagai solusi. Jadi, meski terdeteksi, pengobatannya masih diragukan. 

Keempat, penyakit ini menular dan menyebar dengan sangat cepat. Kecepatan penyebarannya sangat cepat, mungkin di luar imajinasi kita. Menyentuh gagang pintu rumah, handle pintu mobil atau kereta, layar ponsel, buah / sayuran atau bahan makanan yang kita beli dari toko serba ada atau membuka paket yang diterima melalui kurir sudah cukup untuk virus masuk ke dalam sinus. Kemudian menjadikan kita sebagai pabrik virus yang memproduksi dan menyebarkan virus di mana-mana. 

Kelima, perang unik ini dilakukan oleh semua negara di dunia di satu sisi dan virus di sisi lain. Seluruh umat manusia dalam bahaya. Kita untuk sementara melupakan perbedaan dan menjadi sebuah tim. Di Indonesia, China, Rusia, Amerika, India dan Pakistan, Iran dan Irak, Israel dan Palestina pada tempat yang sama dan tidak saling berlawanan.

Begitu hebatnya pandemi ini terjadi, dan entah sampai kapan ini akan berakhir... waspadalah.....

#3W - Wayahna Pakai Masker Kamana-mana, Wayahna Sing Sering Cuci Tangan / Hand Sanitizer, Wayahna Hindari Ruang-riung


2 komentar :

  1. Widihhhhh.... beneran masih ngeblog
    Apa kabar kang bro? hehe

    Wah daerahku (Tangerang Kota) makin parah kang menjelang akhir thn
    Sampe di RT ku aja udh ada yg reaktif
    Kesadarannya msh minim kang disini
    Udah tau pandemi malah pd ngadain pesta pernikahan warganya

    Pikirnya mungkin Covid-19 ini nggak nyata kali ya
    Skrg giliran tetangga banyak yg kena, bahkan ada yg meninggal di RT sebelah baru prokesnya pd dijalanin.

    Payah wes

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah realitas warga +62 hahaha
      klo belon kena, cuek.. klo udh kena? baru panik gak ketulungan..
      disini gw jadi ketua satgas covid kntr.. hahaa

      Hapus