28 Desember 2015

Ngidam Koleksi Diecast Motor

Tidak ada komentar :
aLamathuRs.com - Tahun depan, sepertinya harus punya hobi baru nih, selain tetep nulis blog ini tentunya. Hobi lama, nongkrong ngoprek di bengkel motor, sepertinya sudah tidak akan memungkinkan lagi. Berhubung sekarang sudah punya jagoan kecil yang baru mau menginjak setahun, jadinya mengharuskan untuk lebih sering standby di rumah. Lalu sambil buka-buka instagram, nemu akun temen 21kasena yang setahun terakhir mulai seneng ngoleksi diecast mobil. wah boleh juga tuh, dari tampilan fotonya pun lumayan cakep-cakep.

Dalam beberapa minggu terakhir, aktivitas online pun mulai menjurus ke sering buka-buka forum hobi dan toko online yang menjual diecast, terutama diecast motor. Sejumlah model motor jadi inceran. Ducati Multistrada 1200 jadi target utama.

Diecast memang banyak skala dan merk produsennya. Skalanya mulai 1:155 sampai dengan 1:12. Yang paling banyak dikoleksi adalah skala 1:43. Bicara merk, beberapa produsen terkenal diantaranya Kyosho, BBR, Auto Art, Minichamps, dan Hot Works dengan harga kisaran 1 sd 5 jutaan keatas. Untuk harga dibawah 1 jutaan terdapat merk seperti: Maisto, Hot Wheels, ERTL dan Welly. Memang katanya sih harga ini nggak mengikat, tergantung pada kualitas, keunikan dan kelangkaan model itu sendiri. Bahkan untuk skala dan detail yang luar biasa bisa mendekati model mobil aslinya dan ini menjadikan nilai jual dari diecast kadang menjadi tidak masuk akal.

Pernah baca di salah satu sumber referensi diecast, pernah ada model diecast mobil yang diproduksi Matchbox berjenis Opel Diplomat 1966. Harga saat dikeluarkan cuman 48 sen, sekarang harganya 9.000 dollar amrik. Kalo dihitung dengan kurs rupiah sekarang, yah kira-kira setara 121.5 juta rupiah. Harga segitu padahal cukup untuk beli  mobil beneran ya nggak? 

Kembali ke cerita awal....
Secara tampilan visual, saya lebih tertarik dengan model diecast motor. Mungkin alasannya sederhana, karena saya suka dengan motor (yang asli). Malah kalo memungkinkan, mimpi saya adalah punya 3 diecast motor pertama saya, Motor honda supra, Bajaj Pulsar 135 dan Bajaj Pulsar 220F. Tapi sayangnya yang 2 motor yang disebut diawal belum pernah ketemu model diecastnya. Sedangkan untuk yang diecast Bajaj Pulsar 220F pernah liat ada yang majang di facebook tapi nggak dijual.

Dengan budget yang sudah mulai harus diperhitungkan dari sekarang, sepertinya target punya beberapa model sudah menjadi tekad tahun depan. Yah, setidaknya bisa dapetin koleksi diecast motor yang mainstream dulu. Yang harganya dikisaran 100 - 250 ribuan dulu. Nggak usah nyari yang mahal-mahal dulu. Soal skalanya ya liat nanti, yang penting enak buat dipajang di rumah. 

Agenda hunting koleksi sepertinya akan dimulai ditoko diecast legendaris yang ada di Bandung. Toko yang ada di jalan Astana Anyar 157 ini sudah cukup terkenal dikalangan kolektor diecast. Nama tokonya Rejeki Jaya Toys. Koleksinya lumayan banyak dan variatif. Dari koleksi yang umum sampai yang dibikin custom seperti mobil box Tiki (kurir, red) dan Sedan Patwal Indonesia ada, meskipun beberapa diantaranya hanya display toko (alias nggak dijual). Yang udah pernah beli disana, udah membagi ceritanya disini.


Tidak ada komentar :

Posting Komentar