08 Oktober 2010

3 Kunci Efektif Menjadi Pengambil Keputusan Handal

1 komentar :
aLamathuR.com - Kehidupan yang sedang kita jalani merupakan sebuah rangkaian dari puluhan bahkan ratusan pilihan-pilihan. Setiap pilihan yang dihadapi juga tidak bisa dilepaskan dari apa yang dinamakan sebuah konsekuensi. Tak jarang dengan banyaknya pilihan yang dihadapi dapat mengarahkan seseorang untuk menjadi sukses atau gagal.  Kesuksesan bisa dirasakan ketika kita cerdas dalam mengambil keputusan atas pilihan yang ada, dan kegagalan kita alami karena apa yang kita pillih mungkin masih belum tepat untuk diri kita. Untuk itu perencanaan yang matang dalam proses pengambilan keputusan mutlak diperlukan dalam setiap tindakan.


Tak mudah memang untuk menjadi seorang pengambil keputusan yang efektif. Perlu banyak latihan dalam mengasah atau mengolah kemampuan berpikir dan mempergunakan insting. Meskipun secara teoritis banyak aspek yang harus dilakukan untuk mencapai tahap 'menjadi seorang pengambil keputusan handal', tetapi pada dasarnya untuk sampai kepada tingkatan tersebut setidaknya cukup diperlukan 3 (tiga) kunci sebagai berikut:

  1. Batasi pilihan agar lebih mempermudah pengambilan keputusan. Belajar dari beberapa orang sukses, bahwa mengatakan pilihan hitam atau putih itu adalah jauh lebih baik dibandingkan harus memilih merah, putih, kuning, hijau, dan biru. Jadi tidak akan banyak membuang waktu untuk menentukan pilihan-pilihan tersebut.
  2. Buat daftar antara pro dan kontra untuk setiap pilihan. Tidak ada salahnya untuk meminta masukan atau umpan balik (feedback) dari teman, rekan, atau keluarga untuk dua atau tiga pilihan yang telah ditentukan pada poin pertama. Analisalah setiap umpan balik yang diterima, baik untuk yang sifatnya dukungan dan persetujuan ataupun penolakan dan ketidaksetujuan. Pertimbangkanlah pilihan yang paling sreg dengan kata hati, atau yang paling banyak mendatangkan kebaikan untuk semua pihak yang akan merasakan pengaruh dari keputusan yang akan kita ambil.
  3. Tentukan jangka waktu pencapaian untuk setiap pilihan. Dalam hal ini, pilihlah pilihan keputusan yang membutuhkan waktu paling efektif dalam pengerjaannya. Jika kita mengharapkan keuntungan lebih dari faktor ini, maka yang perlu dipertimbangkan selain faktar efektivitas waktu adalah efisiensi pemanfaatan sumber daya yang diperlukan.
Jika ketiga hal sederhana diatas bisa dipraktekkan, mudah-mudahan ini bisa cukup efektif dalam membantu kita menjadi seorang pengambil keputusan handal, yang akan menghasilkan kebaikan bagi diri kita sendiri, dan orang-orang yang disekeliling kita yang akan terlibat baik secara langsung ataupun tidak.

1 komentar :