09 Agustus 2010

Saatnya Berubah Untuk Tampil Berbeda!

7 komentar :
aLamathuRs.com - Mambaca tulisan Pak Guru Anas dalam beberapa minggu terakhir, terus terang telah membuat saya begitu terinspirasi. Ternyata belajar menjadi seseorang yang berbeda (atau malah lebih senang dicap kontroversial?) itu tidaklah sesulit yang pernah saya bayangkan selama ini. Pertanyaan sederhana yang saya renungkan beberapa hari lalu seperti ini: "mengapa sulit untuk membuat diri kita berbeda dengan orang lain, padahal secara kodrat, kita sudah diciptakan oleh Tuhan dengan kondisi yang tidak sama antara satu dengan yang lain, baik secara fisik maupun potensi".

Mungkin memang inilah momen tepat yang harus saya ambil untuk melakukan perubahan, lebih dari sekedar merubah template blog ini. Sebuah perubahan sederhana terhadap paradigma berpikir yang selama ini saya yakini. Mereposisi beberapa sudut pandang yang selama ini saya gunakan ketika menuangkan gagasan dalam menulis. Karena (saya yakin) inilah yang saya perlukan saat ini, BERUBAH UNTUK TAMPIL BEDA!

Hubungannya dengan dunia blogging saya? sederhana saja. Mulai saat ini saya akan menjadikan blog ini sebagai media penuangan gagasan saya sendiri, dengan gaya menulis saya sendiri. Kedepannya, dalam blog ini Anda tidak akan pernah lagi menemukan gaya menulis yang seperti portal berita (lihat tulisan-tulisan saya terdahulu). Mulai detik ini, saya akan mengikrarkan diri untuk  mulai merubah total blogging-style saya. Anda tidak akan lagi menemukan ajakan-ajakan promosi (bisnis online), iklan-iklan baris ataupun banner, dan semacamnya. Bukannya berniat untuk menutup peluang mencari rejeki tambahan dari dunia blogging, tapi ya gitu deh.. saya hanya anggap ini sebagai konsekuensi yang harus saya tanggung.

Bagian dari Strategi Jangka Panjang
Mungkin Anda akan menganggap saya terlalu idealis, tapi sebenarnya tidak juga. Ini hanyalah bagian dari strategi jangka panjang saja. Saya hanya berharap jika Tuhan mengizinkan saya untuk terus merawat blog ini, mungkin suatu saat apa yang pernah (dan akan) saya tulis dalam blog ini akan mendatangkan manfaat bagi saya sendiri, bagi Anda atau bagi generasi setelah saya. Dan itulah do'a saya..

Rencana sederhananya seperti ini: ijinkanlah saya tetap menulis pada blog ini untuk men-sharing gagasan dan pemikiran saya kepada Anda. Janganlah pernah ragu untuk mengkritik setiap pemikiran dalam tulisan yang saya tuangkan, karena hanya dengan kritiklah kita akan bisa melangkah jauh ke arah yang lebih baik. Jika suatu saat ribuan atau bahkan jutaan kritik dari Anda bisa membuat saya semakin dewasa dalam berpikir dan semakin baik ketika menuangkan gagasan dalam menulis, artinya itulah bukti kesuksesan Anda dalam membangun blog ini! Logikanya: Jika blog ini bisa sukses dikemudian hari (amin), setidaknya seperti blognya Pasricha (baca: 1000 awesome things from Neil Pasricha), maka tidak mustahil saya tak perlu menjadi karyawan lagi karena cukup menjadi blogger sejati saja... buktinya, Neil Pasricha, Markus Frind, Miles & Kato Leonard, Jason Calacanis, Tim Carter dan beberapa teman saya yang lainnya juga 'bisa hidup' hanya dari menulis blog.... saya, kenapa tidak? hahaaa...

7 komentar :

  1. Hhmmm ....mantap mas!
    Saya teringat ketika saya pertma kali menangis krn tersentuh oleh kesadaran dalam beragama. Wkt itu saya merasa tobat. Walaupun air mata tak bisa ditahan, dan saya hrs kembali melangkah dari nol untuk sebuah pencerahan, tp rasa bahagianya benar-benar tak terhingga. Itulah pertama kali hati saya disiram "anggur spiritual"

    Smg saja contoh ini idiom yg tepat utk tekad baru mas.

    Meskipun ikrarnya baru mas pancangkan hari ini, tapi saya sdh lgs merasakan perubahan pd "roh" tulisan ini. Ada sentuhan pribadi di dalamnnya. Ada kata "hati". Bukan hanya kata "ilmiah".

    Dari awal saya dah mengakui mas, ada nuansa intelektual dlm tulisan mas. Dan soal alur dan strukutr tulisan, mgk saya bisa kalah. Jujur mas. Tp perbedaan kita, menurut saya, tulisan mas sebelumnya lbh kental mengusung "logika". Dan saya menggabungkan antara "logika" dan "emosi".

    Semua jargon ilmiah saya press seminimal mgk. Krn saya melihat rata2 pengunjung blog spt kita ini bkn lapisan akademis, wlpun umumnya jebolan perguruaqn tinggi. Tp itu tdk menjamin sense of academic seseorang.

    Saya yakin sgt mudah bg org spt mas untuk membelok-belokkan kemana stye menulisnya. Krn modal dasarnya sgt kuat.

    Dan saya benar-benar bangga ada org spt mas yg ingin menjadikan "revolusi menulis" sbg udara baru utk blogging kita ke depan. Jadi saya tdk lagi sendiri sbg "provokator" di bgn ini.

    dan saya benar-benar menikmati pegakuan dan pujian mas untuk saya. Selamat dan terima kasih banyak mas... Bravo utk aLamathuR!

    BalasHapus
  2. "mengapa sulit untuk membuat diri kita berbeda dengan orang lain, padahal secara kodrat, kita sudah diciptakan oleh Tuhan dengan kondisi yang tidak sama antara satu dengan yang lain, baik secara fisik maupun potensi"

    faktor latar belakang lingkungan dan pendidikan serta SDM sangat menentukan sekali dalam menampilkan perbedaan tersebut mas.

    Semoga mas aLamathuR dapat lebih objektif dalam menlai perbedaan itu , salam

    BalasHapus
  3. keren nih, semacam titik balik :) meski tantangannya berat tapi saya mendukung sobat. Karena, menulis postingan ini pun sudah merupakan keberanian.

    Esok bahkan sampai kapanpun Sobat akan teringat postingan ini jika tergoda untuk posting seperti sebelumnya yang bak portal berita qe3

    Bravo!

    BalasHapus
  4. + Pak Guru Anas: terima kasih untuk masukannya tentang jargon ilmiah, dan pengusungan logika.. inilah yang saya maksudkan dengan kritik yang membangun untuk diri saya..
    + mas bugie: memang justru kesanalah salah satu arah yang saya maksudkan, dengan berbagai perbedaan yg ada pada setiap orang, keterbatasan dan kemampuan untuk memahami, perbedaan sumberdaya, tingkat pola pikir de el el.. justru seharusnya dapat membuat 1001 variasi dalam gaya menulis.. terlepas dari segi menarik atau tidaknya apa yang ditulisnya.. yang penting kan sudah mencoba untuk menulis.. itulah poin pentingnya..

    BalasHapus
  5. + Halaman Samping-nya Inung Gunarba: soal tantangan yang berat, itulah gunanya ada sobat dalam komunitas.. Pak Guru Anas tentu lebih memahami soal yang ini..

    BalasHapus
  6. sy jg harus ikut madzgab Blogernas nih..persetan dengan "blog master kentut" :D

    BalasHapus
  7. + Sekitar Kita: hahaa.. dapat satu lagi kawan seperjuangan sepaham lagi nih.. semangat!
    + ciung sundanesse: siaaaappp grraaaakkk..!

    BalasHapus